Memanfaatkan Engine Braking MobiL Matic
Info ini gw dapet dari Astra World Community,,
Moga infonya berguna dweh,,,
Pada dasarnya engine braking tetap dapat digunakan pada mobil automatic
(matic). Pemanfaatan engine braking yang dapat membantu menghemat
kanvas rem bisa diperoleh dengan melakukan pemindahan tuas transmisi ke
posisi transmisi yang lebih rendah (downshift). Setelah menginjak pedal
rem dan kecepatan mobil berkurang, geserlah tuas transmisi dari posisi
D (DRIVE) ke:
1. Ke posisi “3”, atau OFF-kan fungsi OVERDRIVE
/ OD pada transmisi yang masih menggunakan OVERDRIVE manual (dengan
cara menekan tombol O/D yang terdapat pada tuas transmisi). Transmisi
akan turun ke posisi roda gigi ketiga dan tidak akan bisa pindah ke
roda gigi ke empat.
2. Pindah lagi ke posisi “2”. Transmisi
akan turun ke roda gigi kedua saat kecepatan kendaraan turun dengan
cepat ke kecepatan di bawah 90 ~ 80 km/j. Penggeseran ini membuat efek
engine braking lebih kuat.
3. Pindah ke posisi “L”. Transmisi
akan turun ke roda gigi pertama saat kecepatan kendaraan turun dengan
cepat ke kecepatan di bawah 40 ~ 30 km/j. Di posisi ini engine braking
didapat secara maksimum.
Lakukan ketiga hal diatas secara berurutan dari yang paling tinggi ke roda gigi yang paling rendah.
Prinsipnya
mirip dengan transmisi manual, engine braking diperoleh dengan
melakukan perpindahan ke transmisi yang lebih rendah. Angka kecepatan
yang disebutkan di atas harus disesuaikan pada masing-masing
kendaraan (keterangannya ada di buku pedoman pemilik).
Memang,
dengan perpindahan ini maka laju mobil agak terasa tersentak. Ini tanda
engine braking bekerja. Sentakan tersebut dapat semakin kita kurangi
dengan memperhatikan kecepatan mobil saat melakukan perpindahan posisi
tuas transmisi.
Untuk kondisi jalan pada di medan yang
menanjak atau menurun, engine braking bisa kita dapatkan tanpa harus
memindah posisi tuas transmisi seperti diatas. Caranya adalah dengan
menjalankan kendaraan dengan posisi tuas transmisi pada posisi "2".
Posisi ini membuat transmisi tidak bisa berpindah dari posisi "2" ke
gigi yang lebih tinggi dan efek engine braking pada saat kita
mengurangi tekanan pedal gas akan lebih besar.
Atau bisa juga
menggunakan posisi "L" saat posisi kendaraan berhadapan dengan jalan
yang menanjak atau menurun curam (misalnya, di basement gedung). Pada
posisi ini, gigi percepatan hanya dapat bergerak pada posisi roda gigi
1 saja.
Tetapi, posisi "2" atau "L" sebaiknya tidak digunakan
dalam waktu yang lama. Kalau sudah berada di jalan datar, segera
pindahkan transmisi ke posisi “D”. Hal ini untuk mencegah fluida
transmisi dari mengalami overheating maupun kerusakan pada transmisi.
Demikian sesilet info hihihihi :D


Visitors :24485 Org
Hits : 58711 hits
Month : 789 Users


